Ibu...
adalah wanita yang telah melahirkanku
merawatku
membesarkanku
mendidikku
hingga diriku telah dewasa
Ibu...
adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
tatkala perutku terasa lapar dan haus
tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam
Ibu...
adalah wanita yang penuh perhatian
bila aku sakit
bila aku terjatuh
bila aku menangis
bila aku kesepian
Ibu...
telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
terdapat sinar kelelahan karena aku
Aku yang selalu merepotkanmu
aku yang selalu menyita perhatianmu
aku yang telah menghabiskan air susumu
aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu
Ibu...
engkau menangis karena aku
engkau sedih karena aku
engkau menderita karena aku
engkau kurus karena aku
engkau korbankan segalanya untuk aku
Ibu...
jasamu tiada terbalas
jasamu tiada terbeli
jasamu tiada akhir
jasamu tiada tara
jasamu terlukis indah di dalam surga
Ibu...
hanya do'a yang bisa kupersembahkan untukmu
karena jasamu
tiada terbalas
Hanya tangisku sebagai saksi
atas rasa cintaku padamu
Ibu..., I LOVE YOU SO MUCH
juga kepada Ayah...!!!
Jumat, 23 April 2010
puisi untuk bunda
Dalam setiap irama tubuhmu kau selalu menyapa
Dalam kepenatan yang tak pernah terbisikkan kau selalu mendekap
Dalam kerinduan yang sangat kau tak pernah ingin lepas dariku
Usiaku kini telah berubah
Aku bukan lagi gadis kecil
Kaulah yang telah membentuk jiwa mentah ini
Kaulah yang telah mengelola emosi labil ini menjadi lokomotif kemajuan
Kaulah yang selalu memberiku keberuntungan dengan nasihatmu kala malam telah
larut dan gerbang mimpi siap menghampiriku
Kala yang lain terlelap
Kutahu kau tak pernah terlena
Pikiran, hati, jiwa, dan emosiku selalu bekerja dan bekerja untuk masa depanku
Kau selalu berpacu dengan waktu
Karena kau yakin, tanpa itu bisa jadi aku terlindas oleh jaman yang semakin tak
keras
Kaulah pengantar luasnya pengetahuanku
Kala wadah kosa kataku hanya bagai tetesan air
Kaulah yang memenuhinya hingga menjadi sebuah lautan
Kaulah bintang berkilauku
Yang tak akan pernah terlupakan oleh rangkaian huruf cahaya sejarah peradaban
manusia
Andai aku bisa, bunda…
Kan kubalas segenap cinta dan kasihmu
Andai aku mampu, bunda…
Kan kupersembahkan seterang kilauanmu, sehangat dekapanmu, setulus kasihmu, dan
sebijak nasihatmu
Kutahu, bunda…
Tanganmu tak pernah lepas berharap untukku dalam setiap do’a yang kau panjatkan
Kutahu bunda…
Senyummu selalu menyapa dalam setiap kata cinta yang keluar dari lisanmu
Kutahu bunda…
Mata hatimu selalu terjaga dalam setiap derapku
Ya Allah….
Kutengadahkan tanganku berharap kau membahagiakannya sepertiku kini
Ya Rabbi…,
Kumemohon berilah bunda mimpi yang selalu indah
Ya Rabbul Izzati…,
Kuberharap padaMu anugerahkan bunda kecupan hangat
Seperti yang selalu ia berikan padaku saat aku terbangun di pagi hari
Ya Illahi…,
Sejahterakanlah bunda
Bunda, pelangi dan matahariku…
Hari ini kuhaturkan dengan tulus padamu…
SELAMAT HARI IBU!
Dalam kepenatan yang tak pernah terbisikkan kau selalu mendekap
Dalam kerinduan yang sangat kau tak pernah ingin lepas dariku
Usiaku kini telah berubah
Aku bukan lagi gadis kecil
Kaulah yang telah membentuk jiwa mentah ini
Kaulah yang telah mengelola emosi labil ini menjadi lokomotif kemajuan
Kaulah yang selalu memberiku keberuntungan dengan nasihatmu kala malam telah
larut dan gerbang mimpi siap menghampiriku
Kala yang lain terlelap
Kutahu kau tak pernah terlena
Pikiran, hati, jiwa, dan emosiku selalu bekerja dan bekerja untuk masa depanku
Kau selalu berpacu dengan waktu
Karena kau yakin, tanpa itu bisa jadi aku terlindas oleh jaman yang semakin tak
keras
Kaulah pengantar luasnya pengetahuanku
Kala wadah kosa kataku hanya bagai tetesan air
Kaulah yang memenuhinya hingga menjadi sebuah lautan
Kaulah bintang berkilauku
Yang tak akan pernah terlupakan oleh rangkaian huruf cahaya sejarah peradaban
manusia
Andai aku bisa, bunda…
Kan kubalas segenap cinta dan kasihmu
Andai aku mampu, bunda…
Kan kupersembahkan seterang kilauanmu, sehangat dekapanmu, setulus kasihmu, dan
sebijak nasihatmu
Kutahu, bunda…
Tanganmu tak pernah lepas berharap untukku dalam setiap do’a yang kau panjatkan
Kutahu bunda…
Senyummu selalu menyapa dalam setiap kata cinta yang keluar dari lisanmu
Kutahu bunda…
Mata hatimu selalu terjaga dalam setiap derapku
Ya Allah….
Kutengadahkan tanganku berharap kau membahagiakannya sepertiku kini
Ya Rabbi…,
Kumemohon berilah bunda mimpi yang selalu indah
Ya Rabbul Izzati…,
Kuberharap padaMu anugerahkan bunda kecupan hangat
Seperti yang selalu ia berikan padaku saat aku terbangun di pagi hari
Ya Illahi…,
Sejahterakanlah bunda
Bunda, pelangi dan matahariku…
Hari ini kuhaturkan dengan tulus padamu…
SELAMAT HARI IBU!
Selasa, 30 Maret 2010
Minggu, 26 Juli 2009
puisi buat kekasih
Buat Kekasih yg tak menginginkan
Akhirnya tiba juga ujung dari cerita,
akhirnya tiba juga aku di pelupuk duka,
ternyata aku yang harus pergi,
bukan untuk di kenang,
tapi untuk di sakiti.
Kerelaan hati yang tertancap di pijakan bekas basah tanah ternoda berucap,
meski berat, aku menyeretnya,
langkah - langkah sore yang terjejal di antara mulut gua berlumut penuh kebencian.
Aku tak akan menangis,
pun jua meratap,
lelehan bening - bening saljuku telah mencair sejak siang tadi,
sekembalinya dirimu dari bilik berbatu - batu,
hingga terperdaya aku mengejarnya.
dan akhirnya inilah akhir dari segalanya,
ku memmang harus terlelap sementara. namun ..sayang...aku harus terjaga,
untuk ku lanjutkan perjalanan hidup yang sempat tertunda,
oleh buaian - buaian mimpi sesaat.
Aku tak pernah meragukanmu,
pula tak pernah menyimpan bibit - bibit benci di semai - semai hatiku,
aku ikhlas menjalani mimpi ini bersamamu,
tapi sayang,
aku harus terbangun,
aku harus merenda lagi jaring - jaring benang sutra takdir
yg pernah kuceritakan tempo hari kepadamu
Aku harus pergi
sebab gunaku telah purna,
dan wajibku telah musnah,
tak akan kuberikan lagi hati ini untuk kau singgahi,
tak akan kuberikan lagi tangan ini untuk kau genggami,
dan tak akan ku berikan kecupan ini di keningmu.
Maafkan aku sayang
aku tak bermaksud begitu,
namun jalan di antara kelokan bukit itu,
telah mencabangkan kita, disini kita berpisah.
Aku tak ingin di kenang ataupun di riwayatkan,
sebab aku hanyalah teman, dikala sepi menderamu,
aku hanyalah lentera, di kala gulita menghitamkan jalanmu,
aku tak pantas untuk kau puja,
aku hanyalah sepenggal kisah,
yang akan pergi di antara bahagiamu, dan hadir di antara sedihmu, ..
Jumat, 10 Juli 2009
Selasa, 23 Juni 2009
ahli politik Berbicara
Kepada Seorang Ayah yang berbahagia,
Kubayangkan butir air mata memenuhi pelupuk matamu
saat kau membacakan baris-baris kasih sayang kepada buah hatimu
Kusapa, ada beberapa butir air mata menggantung di sukmaku hendak menyeruak ke dunia menemani keharuanmu
Tak ada yang dapat kuucapkan hari ini seperti hari kemarin,
aku hanya bisa membisu coba kutulis beberapa kata ungkapan kehormatan kepadamu yang kini duduk menyaksikan ilham Allah merasuki tulang-tulang tuamu.
Adakah aku akan melihat orang tuaku sebahagia lantunan nyanyian hatimu yang hendak menempuh tahap tertinggi kodrat manusia?
aku merenung menggores bayangan butiran air matamu yang terdorong keluar oleh kebahagiaan
aku berusaha menutupi jalan untuk air mataku yang tak sanggup menahan keharuan menuntut jalan keluar,
mungkin hendak berteman dengan air matamu
Selasa, 09 Juni 2009
tips menurunkan berat badan
Anda kegemukan?Ingin menurunkan berat badan?sudah dicoba berbagai program, tapi belum berhasil? Yukk cobalah tips berikut ini. Ingat dalam hal diet, kita harus tetap memperhatikan kesehatan kita, jangan sampai diet kita malah membuat tubuh kita menjadi tidak sehat.Yukk diet dengan sehat…Tips menunkan berat badan:
1. Mulailah dengan tekad. Pengetahuan bahwa kegemukan merupakan pemicu dari berbagai masalah kesehatan, bisa menjadi motivasi yang kuat untuk memulai program penurunan berat badan.2. Pengaturan makan (diet) dibarengi gaya hidup aktif dan berolahraga teratur (bila perlu menggunakan obat dengan indikasi IMT di atas 30 atau ada penyakit) merupakan jalan terbaik. Kesinambungan merupakan kemutlakan. Jangan berhenti bila tujuan sudah dicapai. Pertahankan seumur hidup.
3. Buat target jangka pendek. Target jangka pendek adalah penurunan berat badan sebanyak 0,5 kg/minggu. Sedangkan target jangka panjang berupa penurunan berat badan sebanyak 10 persen dan mengecilkan lingkar perut.4. Buat rencana yang masuk akal dan dapat dilakukan untuk jangka waktu lama, seperti makan teratur namun rendah kalori, bukannya berpuasa.Luangkan waktu untuk mempelajari variasi makanan yang rendah kalori namun cukup enak dan mudah dibuat.5. Jangan lupa olahraga secara teratur6. Semoga berhasil program diet nya..
1. Mulailah dengan tekad. Pengetahuan bahwa kegemukan merupakan pemicu dari berbagai masalah kesehatan, bisa menjadi motivasi yang kuat untuk memulai program penurunan berat badan.2. Pengaturan makan (diet) dibarengi gaya hidup aktif dan berolahraga teratur (bila perlu menggunakan obat dengan indikasi IMT di atas 30 atau ada penyakit) merupakan jalan terbaik. Kesinambungan merupakan kemutlakan. Jangan berhenti bila tujuan sudah dicapai. Pertahankan seumur hidup.
3. Buat target jangka pendek. Target jangka pendek adalah penurunan berat badan sebanyak 0,5 kg/minggu. Sedangkan target jangka panjang berupa penurunan berat badan sebanyak 10 persen dan mengecilkan lingkar perut.4. Buat rencana yang masuk akal dan dapat dilakukan untuk jangka waktu lama, seperti makan teratur namun rendah kalori, bukannya berpuasa.Luangkan waktu untuk mempelajari variasi makanan yang rendah kalori namun cukup enak dan mudah dibuat.5. Jangan lupa olahraga secara teratur6. Semoga berhasil program diet nya..
Langganan:
Postingan (Atom)



